Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Finance

Ekonomi Jepang Melambat di Angka 0,7%, BOJ Diperkirakan Tetap Naikkan Suku Bunga

badge-check

Pemandangan kawasan bisnis dan lalu lintas di Tokyo, Jepang. Pertumbuhan ekonomi Jepang diproyeksikan melambat ke angka 0,7 persen, sementara Bank of Japan (BOJ) diperkirakan tetap melanjutkan penyesuaian suku bunga acuan. (Foto / SC: Ilustrasi / Generatif AI (Klikindex.com)) Perbesar

Pemandangan kawasan bisnis dan lalu lintas di Tokyo, Jepang. Pertumbuhan ekonomi Jepang diproyeksikan melambat ke angka 0,7 persen, sementara Bank of Japan (BOJ) diperkirakan tetap melanjutkan penyesuaian suku bunga acuan. (Foto / SC: Ilustrasi / Generatif AI (Klikindex.com))

KLIKINDEX.COM – Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi Jepang mengalami perlambatan signifikan hingga menyentuh angka 0,7%.

Proyeksi ini menunjukkan penurunan cukup tajam dari realisasi pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai level 1,2%. Pelemahan aktivitas industri serta konsumsi domestik yang lambat memicu penurunan tersebut.

Kendati ekonomi melambat, Bank of Japan (BOJ) kemungkinan besar tidak menghentikan langkah pengetatan moneter. Bank sentral Jepang tersebut tetap berada pada jalur untuk menaikkan suku bunga acuan.

Tekanan Inflasi dan Lemahnya Yen

Tekanan inflasi yang terus melonjak mendorong BOJ mengambil keputusan untuk menaikkan suku bunga. Kenaikan harga bahan pangan dan energi impor masih membayangi perekonomian domestik Jepang.

Di saat yang sama, pelemahan nilai tukar Yen terhadap Dolar AS kian mengerek biaya hidup masyarakat. Kondisi ini menuntut bank sentral mengambil langkah tegas demi menjaga target inflasi.

IMF juga mengimbau BOJ agar segera menaikkan suku bunga jika inflasi melampaui perkiraan awal. Langkah responsif ini krusial demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Dilema Kebijakan Moneter

Saat ini BOJ menghadapi dilema besar dalam menentukan arah kebijakan. Sektor manufaktur dan produksi pabrik mulai menunjukkan penurunan aktivitas yang lumayan terasa.

Namun, masyarakat dan pelaku usaha menaruh ekspektasi inflasi jangka panjang yang cukup tinggi. BOJ berisiko kehilangan kendali atas lonjakan harga di masa depan jika menunda penyesuaian suku bunga.

Mayoritas pelaku pasar finansial memprediksi BOJ akan menaikkan suku bunga acuan secara bertahap. Pengetatan kebijakan moneter ini kemungkinan berlanjut hingga akhir tahun mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Target Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2027, Pemerintah Patok Investasi Mampu Melesat 7%

20 Okt 2026 - 13:00 WIB

Target Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2027, Pemerintah Patok Investasi Mampu Melesat 7%

Harga Ayam di Kandang Anjlok, Peternak Mandiri Terancam Gulung Tikar

18 Okt 2026 - 06:00 WIB

Harga Ayam di Kandang Anjlok, Peternak Mandiri Terancam Gulung Tikar

Dampak Domino Status Standalone MSCI: Ketika Pasar Saham Terisolasi, Ekonomi Ikut Terguncang

16 Okt 2026 - 15:00 WIB

Dampak Domino Status Standalone MSCI: Ketika Pasar Saham Terisolasi, Ekonomi Ikut Terguncang

Pasar Saham Anjlok 10%: Risiko Reklasifikasi MSCI Jadi Standalone Market Hantam IHSG

16 Okt 2026 - 13:21 WIB

Pasar Saham Anjlok 10%: Risiko Reklasifikasi MSCI Jadi Standalone Market Hantam IHSG

Subsidi LPG Tembus Rp100 T: Akankah Harga Gas 3 Kg Eceran Naik?

16 Okt 2026 - 09:00 WIB

Subsidi LPG Tembus Rp100 T: Akankah Harga Gas 3 Kg Eceran Naik?
Trending di Finance