Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Gagas Wakaf Hutan Berkemajuan, Muhammadiyah Siapkan Lahan Ekowisata di 6 Provinsi

badge-check

Foto bersama kegiatan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah terkait persiapan pengelolaan hutan wakaf.. Sumber: Muhammadiyah. (Foto: Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah / Muhammadiyah.or.id) Perbesar

Foto bersama kegiatan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah terkait persiapan pengelolaan hutan wakaf.. Sumber: Muhammadiyah. (Foto: Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah / Muhammadiyah.or.id)

YOGYAKARTA — Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi meluncurkan program Wakaf Hutan Berkemajuan sebagai langkah konkret memperkuat dakwah lingkungan di Indonesia. Dalam inisiatif ini, Muhammadiyah menyiapkan pengelolaan rehabilitasi hutan seluas 114 hektar yang tersebar di enam provinsi, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan ekowisata dan hutan pendidikan (edu forest) secara berkelanjutan.

Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, Djihadul Mubarak, menjelaskan bahwa pemilihan angka 114 hektar tersebut bertepatan dengan momentum Milad ke-114 Muhammadiyah. Program ini dirancang bukan sekadar aksi seremonial penanaman pohon, melainkan pemulihan lahan jangka panjang yang dipadukan dengan pemetaan potensi ekologis serta pemenuhan kebutuhan masyarakat lokal.

Lahan rehabilitasi tersebut saat ini tersebar di delapan titik lokasi, yakni:

Ke depan, kawasan hutan wakaf ini disiapkan agar dapat berkembang menjadi amal usaha yang produktif. Selain menjaga kelestarian ekosistem, lokasi yang memiliki karakteristik sesuai akan diarahkan menjadi destinasi ekowisata dan sarana pembelajaran lingkungan bagi publik.

Melalui tata kelola kelembagaan yang matang, Muhammadiyah optimistis program Wakaf Hutan Berkemajuan mampu memberikan dampak ganda: memulihkan kawasan kritis sekaligus meningkatkan kedaulatan ekonomi masyarakat sekitar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pasar Saham Anjlok 10%: Risiko Reklasifikasi MSCI Jadi Standalone Market Hantam IHSG

16 Okt 2026 - 13:21 WIB

Pasar Saham Anjlok 10%: Risiko Reklasifikasi MSCI Jadi Standalone Market Hantam IHSG

Rekam Jejak Kasus OTT BNPB: Barang Bukti Emas, Kripto, dan Uang Milyaran Rupiah Disita KPK

15 Okt 2026 - 06:00 WIB

Rekam Jejak Kasus OTT BNPB: Barang Bukti Emas, Kripto, dan Uang Milyaran Rupiah Disita KPK

Situasi Arab Saudi Terkini Usai Serangan Houthi dan Imbasnya terhadap Jemaah Umrah

14 Okt 2026 - 21:31 WIB

Situasi Arab Saudi Terkini Usai Serangan Houthi dan Imbasnya terhadap Jemaah Umrah

Stok BBM Makassar Diklaim Aman, Tapi Mengapa Antrean SPBU Makin Mengular?

13 Sep 2026 - 11:30 WIB

Stok BBM Makassar Diklaim Aman, Tapi Mengapa Antrean SPBU Makin Mengular?

Warga Makassar Rela Antre Subuh Demi BBM, Kenapa SPBU Masih Sepi Pasokan?

13 Sep 2026 - 01:22 WIB

Warga Makassar Rela Antre Subuh Demi BBM, Kenapa SPBU Masih Sepi Pasokan?
Trending di Daerah