BANDUNG — Insiden berdarah mengguncang kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, pada Sabtu (24/10/2026) sore. Sekelompok orang berjumlah sekitar 30 orang secara mendadak mendatangi area ruko dan melakukan penyerangan brutal menggunakan senjata tajam.
Akibat penyerangan massal tersebut, dua orang dilaporkan tewas di lokasi dan satu orang mengalami luka parah.
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa kelam ini terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Sekelompok massa tak dikenal mendatangi area Ruko Blok B-2 Pasar Induk Caringin dengan membawa senjata tajam dan langsung menyerang para korban tanpa ampun.
Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial FR (22) yang tewas di tempat kejadian, serta T (37) yang sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis sebelum akhirnya nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, satu korban lainnya berinisial AS (34) mengalami luka sabetan parah di bagian siku serta kehilangan jarinya akibat serangan senjata tajam. Ketiga korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.
(Catatan pihak keluarga turut meluruskan bahwa keseharian korban FR bertugas merakit dan menyiapkan meja untuk para pedagang di pasar, bukan berprofesi sebagai juru parkir seperti yang sempat beredar di sejumlah laporan awal).
Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Aparat kepolisian dari Polrestabes Bandung bersama Polsek Babakan Ciparay yang menerima laporan langsung bergerak cepat turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi.
Kepolisian memastikan bahwa saat ini identitas para pelaku pengeroyokan brutal tersebut sudah dikantongi. Petugas gabungan kini tengah memburu puluhan orang yang terlibat dalam aksi penyerangan maut itu untuk segera diseret ke muka hukum.
Dipicu Perselisihan Antar-Kelompok Pekerja
Dari hasil penyelidikan sementara, insiden pengeroyokan ini diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman atau perselisihan antarkelompok pekerja di lingkungan pasar, yakni antara kelompok kuli panggul dengan pihak petugas pengelola atau pekerja di area ruko.
Pemerintah Kota Bandung yang memantau perkembangan kasus ini turut memberikan perhatian serius. Pihak berwenang berencana memanggil manajemen dan pengelola Pasar Induk Caringin guna memperketat sistem keamanan serta mencegah potensi bentrokan susulan.
Kendati sempat mencekam, situasi di kawasan Pasar Induk Caringin saat ini dilaporkan telah berangsur kondusif. Aktivitas jual beli para pedagang dan warga terpantau kembali beroperasi normal dengan pengamanan ekstra dari aparat kepolisian di sekitar area pasar.















