Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hype

Adu Keras Sound Horeg di Menganti Bikin Pemukiman Berguncang, Warga Protes Tak Bisa Tidur hingga Subuh

badge-check

DENTUMAN BASS EKSTREM: Suasana pawai sound horeg di Kecamatan Menganti, Gresik. Warga mengeluhkan kebisingan suara yang menggetarkan pemukiman hingga radius kilometer serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. (Foto: Dokumentasi AI/KlikIndex) Perbesar

DENTUMAN BASS EKSTREM: Suasana pawai sound horeg di Kecamatan Menganti, Gresik. Warga mengeluhkan kebisingan suara yang menggetarkan pemukiman hingga radius kilometer serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. (Foto: Dokumentasi AI/KlikIndex)

GRESIK – Gelaran parade kirab budaya di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi gelombang protes warga. Dentuman bass dari belasan truk sound horeg bervolume ekstrem menggetarkan pemukiman warga hingga radius 7 kilometer sejak sore sampai Minggu subuh.

Suara dentuman audio raksasa ini reported terdengar hingga ke kawasan perbatasan seperti Lakarsantri dan pemukiman Citraland. Alih-alih menikmati jalannya tradisi lokal, ribuan warga justru menahan kekesalan karena tidak bisa beristirahat akibat kebisingan yang melampaui batas kewajaran.

Getarkan Pemukiman hingga Radius 7 Kilometer

Ajang kirab yang menyajikan armada sound horeg tersebut memicu kepanikan warga di sekitar lokasi acara. Getaran dentuman frekuensi rendah (low bass) dari speaker berkapasitas besar itu menggetarkan kaca rumah, atap seng, hingga dinding pemukiman penduduk.

Seorang warga kawasan Menganti mengaku dentuman terus bergemuruh tanpa jeda sejak acara dimulai. Pasokan suara berkekuatan tinggi ini membuat warga gagal tidur tenang hingga azan Subuh berkumandang.

“Kaca rumah sampai bergetar hebat. Suaranya bukan sekadar keras, tapi membuat dada sesak. Kami sama sekali tidak bisa tidur nyenyak sampai pagi,” ujar salah satu warga terdampak.

Pasien Rumah Sakit Terganggu dan Akses Jalan Lumpuh

Protes keras warga tidak hanya dipicu oleh kebisingan yang mengganggu jam tidur. Lokasi perlintasan kirab yang berdekatan dengan Rumah Sakit Eka Husada Menganti turut membahayakan kenyamanan para pasien yang membutuhkan ketenangan ekstra.

Selain isu kebisingan, kemacetan parah menumpuk di sepanjang jalur utama Menganti. Konvoi belasan truk pengangkut pengeras suara raksasa tersebut menutup akses jalan publik. Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh total dan warga sekitar kesulitan mengakses jalan menuju kediaman mereka.

Warga menyesalkan kelonggaran panitia yang membiarkan perangkat audio menyala rapat tanpa jeda istirahat, bahkan sempat kembali berdengung tidak lama setelah Subuh.

Panitia Klarifikasi Isu Pungutan Iuran Warga

Di tengah gelombang protes tersebut, isu dugaan pungutan iuran warga hingga jutaan rupiah per kelompok pemuda ikut mencuat ke publik. Menanggapi kabar yang beredar, pihak panitia lokal memberikan klarifikasi mengenai skema pendanaan sewa perangkat audio raksasa tersebut.

Panitia menegaskan bahwa anggaran penyewaan armada sound horeg bukan merupakan pungutan wajib atau instruksi resmi dari pihak desa. Dana tersebut murni hasil inisiatif swadaya dan patungan sukarela kelompok pemuda setempat yang ingin meramaikan acara.

Kendati demikian, warga mendesak pihak berwenang dan kepolisian bertindak tegas dalam menertipkan batas desibel (decibel) serta jam operasional acara di masa mendatang. Warga berharap pemerintah daerah segera menerapkan regulasi ketat agar kegiatan seni budaya tidak lagi merugikan ketertiban dan kesehatan masyarakat luas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dentuman Sound Horeg Menganti Bergetar Hingga Radius 7 Km, Warga Gresik Mengeluh Tak Bisa Tidur!

2 Nov 2026 - 14:40 WIB

Dentuman Sound Horeg Menganti Bergetar Hingga Radius 7 Km, Warga Gresik Mengeluh Tak Bisa Tidur!

Tolak Belanja Baju Rp100 Juta di Italia, Kebiasaan Unik Amanda Rigby Ini Justru Bikin Andre Taulany Geleng Kepala

30 Okt 2026 - 08:43 WIB

Tolak Belanja Baju Rp100 Juta di Italia, Kebiasaan Unik Amanda Rigby Ini Justru Bikin Andre Taulany Geleng Kepala

Ancaman Pidana Terlalu Dipaksakan? Kemenkes Tegaskan Pelanggaran Label Skincare Cukup Sanksi Administratif

24 Okt 2026 - 20:54 WIB

Ancaman Pidana Terlalu Dipaksakan? Kemenkes Tegaskan Pelanggaran Label Skincare Cukup Sanksi Administratif

Kepergok Nyuri Daun Pepaya Satu Karung, 2 Pria di Deli Serdang Dihukum Warga Makan Hasil Curian Mentah-Mentah

22 Okt 2026 - 06:00 WIB

Kepergok Nyuri Daun Pepaya Satu Karung, 2 Pria di Deli Serdang Dihukum Warga Makan Hasil Curian Mentah-Mentah

Kreativitas Tanpa Batas, Alasan Warga Cianjur Lomba 17-an di Sungai

1 Sep 2026 - 20:00 WIB

Kreativitas Tanpa Batas, Alasan Warga Cianjur Lomba 17-an di Sungai
Trending di Hype