SULSEL, klikindex.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memacu pengerjaan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas antar-wilayah. Kabar terbaru, proyek strategis lintas kabupaten yang menghubungkan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Sinjai kini menunjukkan deviasi progres yang positif.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memaparkan bahwa perkembangan pengerjaan fisik di lapangan terus berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan dalam Multiyears Project (MYP) sektor infrastruktur.
“Alhamdulillah, progres pembangunan infrastruktur Sulawesi Selatan terus melaju. Saat ini, pengerjaan Ruas Batas Gowa – Tondong Sinjai telah menunjukkan progres 12,74 persen,” ujar Andi Sudirman saat memberikan keterangan pers kepada media, dikutip dari rilis resmi pembangunan per akhir Mei 2026.
Menilik Progres Jalan Tondong Sinjai dan Detail Paket 1 Multiyears
Proyek berskala besar ini masuk ke dalam prioritas utama Pemprov Sulsel karena jalurnya yang membelah area pegunungan dan menjadi nadi penggerak ekonomi masyarakat di dua wilayah tersebut.
Pengerjaan Ruas Batas Gowa – Tondong Sinjai ini direncanakan akan membentang sepanjang 49,82 kilometer.
Dengan panjang hampir 50 km, pengerjaan tidak hanya berfokus pada pengaspalan, melainkan juga penguatan struktur tanah (talud) dan pelebaran jalan di titik-titik rawan longsor guna memastikan keamanan pengendara di masa depan.
Rincian Anggaran Jalan Gowa Sinjai Senilai Rp430 Miliar
Secara administratif, pengerjaan jalur ini masuk ke dalam Paket 1 Proyek Multiyears (2025–2027). Pemprov Sulsel sendiri telah mengalokasikan total anggaran fantastis mencapai Rp430 Miliar pada Paket 1 ini.
Dana tersebut tidak hanya dialokasikan tunggal, melainkan mencakup pembiayaan terintegrasi untuk 14 ruas jalan strategis lainnya di Sulawesi Selatan yang kondisinya membutuhkan intervensi mendesak dari pemerintah provinsi.
Tantangan Geografis di Lapangan
Mengingat jalur penghubung Gowa-Sinjai via Tondong didominasi oleh topografi perbukitan curam dan cuaca yang tidak menentu, Andi Sudirman Sulaiman meminta dukungan serta kesabaran dari warga sekitar maupun pengguna jalan selama proses konstruksi berlangsung.
“Kami meminta dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses pengerjaan. Proyek infrastruktur besar seperti ini membutuhkan waktu dan tahapan pelaksanaan yang presisi agar hasil akhir pembangunan dapat maksimal, kokoh, dan berkualitas tinggi,” tambah Gubernur Sulsel.
Dampak Nyata Proyek Multiyears Sulsel bagi Ekonomi Daerah
Akses jalan yang selama ini kerap dikeluhkan karena rusak dan berlubang ditargetkan akan segera mulus total. Pemprov Sulsel optimis, interkoneksi yang semakin baik ini akan memotong waktu tempuh secara signifikan.
Bagi masyarakat Gowa dan Sinjai yang mayoritas bergerak di sektor pertanian dan perkebunan, rampungnya jalan ini akan mempermudah mobilisasi hasil bumi ke pusat perbelanjaan di Kota Makassar maupun pelabuhan ekspor.
“Kami terus berkomitmen mengawal proyek ini agar segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kemudahan akses barang dan jasa, sehingga ekonomi lokal bergerak lebih cepat,” pungkas Andi Sudirman.
Melalui pemerataan infrastruktur jalan melalui program Multiyears Project ini, diharapkan ketimpangan ekonomi antar-wilayah di Sulawesi Selatan dapat ditekan, sekaligus memicu lahirnya titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang Ruas Gowa hingga Tondong Sinjai.










