Menu

Mode Gelap
Modal Rp100 Ribu Bisa Beli Saham Teknologi AI? Menakar Peluang MLPT Pasca Stock Split 1:25 Tinggalkan Malaysia, Ini ‘Tembok Terakhir’ yang Harus Diruntuhkan Timnas Indonesia untuk Kuasai Ranking FIFA ASEAN Aksi Polisi Gulingkan Motor Parkir Liar di RSUD Sinjai Jadi Sorotan, Netizen Terbelah antara Geram dan Maklum Viral Gubernur Sulsel vs Dosen Unhas: Ketika Pohon Pisang di Jalan Rusak Jadi Urusan Politik Fitur Terbaru Galaxy Watch 8 Mengenai Proteksi Data Kesehatan: Bagaimana Samsung Menjamin Keamanan Enkripsi Privasi Penggunanya? BBM Non-Subsidi Naik: Ini 3 Tips Keuangan dan Strategi Saham Biar Dompet Nggak Boncos

Finance

Modal Rp100 Ribu Bisa Beli Saham Teknologi AI? Menakar Peluang MLPT Pasca Stock Split 1:25

badge-check

(Foto: Dok. Istimewa/Ilustrasi Media) Perbesar

(Foto: Dok. Istimewa/Ilustrasi Media)

Berinvestasi di bursa saham kini semakin mudah dan tidak lagi membutuhkan modal raksasa.

Banyak investor pemula yang masih ragu untuk memulai karena khawatir dana mereka sangat terbatas.

Namun, peluang emas baru saja muncul bagi Anda yang ingin berinvestasi hanya dengan modal Rp100 ribu.

Kesempatan ini datang dari salah satu emiten teknologi terkemuka di Indonesia, yaitu PT Multipolar Technology Tbk atau yang berkode saham MLPT.

Perusahaan ini baru saja merampungkan aksi korporasi besar berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split.

Langkah strategis ini seketika menurunkan hambatan masuk dan mengubah peta permainan bagi para investor ritel.

Simulasi Beli Saham Teknologi AI dengan Modal Minim

Pada tanggal 21 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerapkan harga baru untuk saham MLPT.

Penyesuaian ini terjadi setelah perusahaan sukses mengeksekusi stock split dengan rasio yang cukup besar, yakni 1:25.

Berdasarkan perhitungan, BEI menetapkan harga teoretis saham MLPT yang baru di level Rp1.040 per lembar saham.

Angka ini terasa sangat murah jika dibandingkan dengan harga sebelum pemecahan yang sempat bertengger di kisaran Rp25.950.

Lalu, bagaimana simulasi pembeliannya untuk investor yang bermodal minim?

Di pasar modal Indonesia, aturan pembelian minimum yang berlaku adalah 1 lot yang setara dengan 100 lembar saham.

Dengan harga Rp1.040 per lembar, Anda hanya membutuhkan dana sebesar Rp104.000 untuk memborong 1 lot saham MLPT.

Artinya, memiliki porsi kepemilikan di sebuah perusahaan saham teknologi AI kini benar-benar menjadi sangat terjangkau.

Daya Tarik MLPT di Era Kecerdasan Buatan

Penurunan harga saham akibat pemecahan ini tentu saja bukan berarti kualitas fundamental perusahaan ikut merosot.

Justru, tujuan utama dari aksi ini adalah untuk memancing minat ritel dan meningkatkan likuiditas perdagangan di bursa.

MLPT sendiri bukanlah sekadar perusahaan penyedia perangkat keras atau layanan IT biasa.

Mereka saat ini sedang gencar berekspansi dan memposisikan diri di garis depan penerapan teknologi Agentic AI.

Kecerdasan buatan otonom ini sedang ditawarkan secara agresif ke berbagai sektor perbankan di Tanah Air.

Fokus utama inovasi mereka adalah membantu Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mengotomatisasi sistem dan menangkal ancaman serangan siber.

Inisiatif bisnis inilah yang membuat prospek jangka panjang MLPT sangat menarik untuk dipantau.

Pentingnya Manajemen Risiko Pasca Stock Split

Meski harga saham tersebut kini terasa sangat murah, Anda tetap harus menahan diri dan tidak boleh asal membeli.

Masuk ke saham yang baru saja mengalami stock split selalu membawa risiko volatilitas harga yang cukup tinggi.

Banyak pelaku pasar harian yang akan ikut masuk untuk mencari momentum dan mengejar keuntungan jangka pendek.

Kondisi ini bisa memicu pergerakan harga saham naik dan turun secara drastis hanya dalam satu hari perdagangan.

Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko yang ketat adalah kunci utama agar modal Anda tidak tergerus.

Edukasi finansial yang paling mendasar adalah jangan pernah menggunakan uang panas atau dana kebutuhan sehari-hari untuk berinvestasi saham.

Pastikan Anda selalu membagi porsi portofolio dengan bijak dan menghindari menaruh seluruh dana hanya pada satu aset saja.

Dengan kedisiplinan dan perhitungan yang matang, modal Rp100 ribu Anda bisa menjadi langkah awal yang solid menuju kebebasan finansial.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BBM Non-Subsidi Naik: Ini 3 Tips Keuangan dan Strategi Saham Biar Dompet Nggak Boncos

11 Juni 2026 - 02:03 WIB

Petugas melayani pengisian bahan bakar di salah satu SPBU. Per Juni 2026, harga BBM Non-Subsidi Naik cukup signifikan, memicu masyarakat untuk memperketat pos pengeluaran bulanan.

Siapa yang Membanting Saham UNIC? Mengintip Aksi ‘Smart Money’ di Balik Kejatuhan Harga Pasca-Dividen

9 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ilustrasi pergerakan grafik saham yang menukik tajam, mencerminkan fenomena dividend trap dan aksi pelepasan saham oleh dana besar (smart money).

Aturan Pajak Penghasilan UMKM Berubah, CV dan PT Tak Bisa Pakai PPh Final

31 Mei 2026 - 10:41 WIB

Perbandingan infografis visual antara situasi rapat formal direksi perusahaan besar (PT) yang diberi tanda silang merah dengan suasana ceria pelaku usaha mikro mandiri (UMK) yang sedang membuat konten video dan memegang sertifikat WP OP 0,5% dengan tanda centang hijau.

Rupiah Tembus Rp17.865 per Dolar AS, BI Perketat Pembelian Valas

29 Mei 2026 - 12:25 WIB

Seorang trader memantau pergerakan nilai tukar Rupiah yang merosot tajam ke level Rp17.865 per Dolar AS di tengah langkah intervensi Bank Indonesia.

Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja!

13 Desember 2021 - 08:37 WIB

Trending di Finance