Menu

Mode Gelap
Modal Rp100 Ribu Bisa Beli Saham Teknologi AI? Menakar Peluang MLPT Pasca Stock Split 1:25 Tinggalkan Malaysia, Ini ‘Tembok Terakhir’ yang Harus Diruntuhkan Timnas Indonesia untuk Kuasai Ranking FIFA ASEAN Aksi Polisi Gulingkan Motor Parkir Liar di RSUD Sinjai Jadi Sorotan, Netizen Terbelah antara Geram dan Maklum Viral Gubernur Sulsel vs Dosen Unhas: Ketika Pohon Pisang di Jalan Rusak Jadi Urusan Politik Fitur Terbaru Galaxy Watch 8 Mengenai Proteksi Data Kesehatan: Bagaimana Samsung Menjamin Keamanan Enkripsi Privasi Penggunanya? BBM Non-Subsidi Naik: Ini 3 Tips Keuangan dan Strategi Saham Biar Dompet Nggak Boncos

Sport

Tinggalkan Malaysia, Ini ‘Tembok Terakhir’ yang Harus Diruntuhkan Timnas Indonesia untuk Kuasai Ranking FIFA ASEAN

badge-check

(Foto: Dok. Istimewa/Ilustrasi Media) Perbesar

(Foto: Dok. Istimewa/Ilustrasi Media)

Pembaruan ranking dunia FIFA usai gelaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menyoroti persaingan sengit di papan atas antara Spanyol dan Argentina.

Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, peta kekuatan di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) selalu menjadi topik yang tak kalah panas untuk diperbincangkan.

Dalam rilis peringkat FIFA terbaru, Skuad Garuda saat ini kokoh bertengger di peringkat ke-118 dunia.

Posisi ini membawa angin segar sekaligus menyisakan satu pekerjaan rumah besar: Siapa lagi yang harus ditaklukkan untuk menjadi nomor satu di ASEAN?

Sudah Bukan Waktunya Membahas Malaysia

Jika kita melihat ke bawah, dominasi Timnas Indonesia atas negara-negara tetangga serumpun semakin nyata.

Persaingan klasik dengan Malaysia atau Filipina di papan klasemen FIFA perlahan mulai ditinggalkan.

Saat ini, Filipina tertahan di peringkat 135 dunia, sementara rival abadi Malaysia mengekor tipis di bawahnya pada peringkat 136.

Jarak belasan peringkat ini membuktikan bahwa tren positif skuad asuhan pelatih Timnas saat ini berada di jalur yang benar untuk mendominasi kawasan secara berkelanjutan.

“Fokus Skuad Garuda kini bukan lagi sekadar menjaga gengsi dengan negara tetangga terdekat, melainkan menembus batas psikologis 100 besar dunia.”

Thailand: ‘Tembok Terakhir’ yang Harus Diruntuhkan

Meski sukses meninggalkan Malaysia, misi Timnas Indonesia untuk menjadi “Raja ASEAN” secara mutlak di tabel ranking FIFA masih terhalang satu nama besar: Thailand.

Tim berjuluk Gajah Perang tersebut masih nyaman berstatus sebagai negara Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi, yakni berada di posisi ke-94 dunia.

Masuknya Thailand ke dalam jajaran elit 100 besar dunia menjadi bukti konsistensi mereka di berbagai ajang internasional dan kualifikasi.

Bagi Indonesia, jarak 24 peringkat (118 ke 94) bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dikejar, namun butuh konsistensi tingkat tinggi.

Ini adalah ‘tembok terakhir’ yang memisahkan Indonesia dari takhta tertinggi sepak bola Asia Tenggara.

Apa yang Harus Dilakukan Timnas Indonesia?

Untuk meruntuhkan dominasi Thailand dan memangkas jarak poin tersebut, PSSI dan Timnas Indonesia harus memaksimalkan dua hal penting ke depannya:

  1. Sapu Bersih Laga FIFA Matchday: Memilih lawan uji coba dengan peringkat di atas 118 dan wajib meraih kemenangan. Kemenangan melawan tim yang posisinya lebih tinggi akan menyumbang poin koefisien yang jauh lebih besar.

  2. Konsistensi di Turnamen Resmi: Mengumpulkan poin maksimal di ajang resmi seperti Kualifikasi Piala Asia atau Kualifikasi Piala Dunia yang memiliki bobot poin FIFA lebih tinggi dibandingkan laga persahabatan biasa.

Perjalanan menembus 100 besar dan menggeser Thailand dari puncak ASEAN memang membutuhkan waktu. Namun, dengan progres performa pemain saat ini, target tersebut terasa semakin realistis.

Bagaimana menurut Anda? Berapa lama waktu yang dibutuhkan Skuad Garuda untuk akhirnya menyalip poin FIFA Thailand?

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Live Moto3 Mugello 2026: Hasil Balapan Hari Ini dan Drama di Lap Terakhir

31 Mei 2026 - 10:22 WIB

Hasil Live Moto3 Mugello 2026 drama lap terakhir di sirkuit Italia.
Trending di Headline